Gempa Sulteng Picu Kewaspadaan, Pendataan Dampak Terus Berjalan
- Admin
- Selasa, 16 Juni 2026 07:32
- 3 Lihat
- Daerah
Palu, 16 Juni 2026 – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 yang mengguncang wilayah Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6/2026) memicu kepanikan warga di sejumlah daerah. Getaran kuat dirasakan selama beberapa detik dan menyebabkan masyarakat berhamburan keluar rumah serta bangunan untuk mencari lokasi yang lebih aman.
Berdasarkan keterangan resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut merupakan gempa tektonik dangkal yang dipicu aktivitas Sesar Sausu di kawasan Parigi Moutong. Hasil analisis menunjukkan mekanisme patahan normal (normal fault) sebagai penyebab utama peristiwa tersebut. BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpancing informasi yang belum terverifikasi.
Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa tim di lapangan segera melakukan pendataan dampak dan kerusakan pascagempa. Selain kerusakan pada sejumlah bangunan, satu warga dilaporkan meninggal dunia di Kabupaten Sigi. Proses asesmen masih berlangsung untuk memastikan kondisi terkini di wilayah terdampak.
Pemerintah daerah bersama BPBD setempat juga bergerak cepat menyiapkan langkah-langkah penanganan darurat, termasuk pemantauan wilayah rawan dan penyediaan bantuan bagi warga yang terdampak. Masyarakat diminta mengikuti arahan petugas serta memperhatikan informasi resmi dari lembaga berwenang.
Peristiwa ini kembali mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana gempa bumi, mengingat Indonesia berada di kawasan cincin api Pasifik yang memiliki aktivitas tektonik tinggi. Pemerintah dan berbagai instansi terkait terus melakukan koordinasi untuk memastikan keselamatan masyarakat serta mempercepat penanganan di daerah terdampak. (andif)
Sumber : BMKG, BNPB