Nasional

10 Tahun Hidup Tanpa Pernah Tahu Rasa Daging, Impian Bocah Vietnam Ini Menangis

  • Vita
  • Jumat, 18 September 2026
  • menit membaca
  • 25x baca
10 Tahun Hidup Tanpa Pernah Tahu Rasa Daging, Impian Bocah Vietnam Ini Menangis

Jakarta(18/9/26)-Siapa sangka, di tahun 2026 masih ada anak yang menganggap sepotong daging adalah mimpi.

Namanya Le Minh Hieu, bocah 10 tahun dari sebuah desa miskin di provinsi Thừa Thiên Huế, Vietnam. Sejak lahir, Hieu tak pernah tahu bagaimana rasanya daging di lidah.Bukan karena alergi. Tapi karena kemiskinan.

Ayahnya sakit keras dan tak lagi mampu bekerja. Ibunya harus pontang-panting mengerjakan apa saja demi sesuap nasi. Di meja makan mereka, lauk daging hanyalah khayalan yang terlalu mahal untuk dijangkau. Sehari-hari, mereka hanya makan sayur, ikan asin kecil, atau nasi dengan garam. Bahkan saat Tahun Baru Imlek (Tet) tiba, saat semua keluarga berpesta, keluarga Hieu tetap tak mampu menyajikan hidangan istimewa.

Kisah pilu itu akhirnya terbongkar di program TV Vietnam,Mái ấm gia đình Việt_ yang tayang di HTV7. Program yang memang menyoroti keluarga kurang mampu.

Di salah satu episode, tim produksi memberi Hieu tantangan kecil yang bagi kita terlihat sepele: mencicipi sepotong bánh mì,roti isi daging.Dan di detik itulah, keheningan terjadi.

Kamera menyorot wajah polos Hieu. Terlihat gugup, ragu, lalu perlahan menggigit. Saat gigi kecilnya menyentuh daging untuk pertama kali dalam hidupnya, ekspresinya berubah. Campuran antara kaget, bingung, dan bahagia yang meluap.

Penonton di studio terdiam, kru TV menunduk. Bahkan juru kamera, Huỳnh Minh Ngà, mengaku harus berhenti merekam karena tak kuasa menahan tangis.

"Sulit dipercaya, ada keluarga yang 10 tahun tidak pernah makan daging," ucapnya lirih.

Video momen itu kemudian dipotong, diunggah ulang ke berbagai platform, dan langsung meledak viral. Ribuan komentar membanjiri. Bukan hujatan, tapi isak haru dan rasa syukur.

Karena dari mulut seorang anak 10 tahun, kita diingatkan: apa yang kita anggap biasa di meja makan, ternyata adalah kemewahan yang tak terjangkau bagi orang lain.
(Veve)

Tinggalkan Komentar

Kirim Komentar