Jakarta,Radar Garuda (28/10)-Semangat Sumpah Pemuda, Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi'i mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Agama untuk menghindari konflik kepentingan yang berkaitan dengan diri sendiri dan keluarga.
Pesan tersebut disampaikan Wamenag saat memimpin Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di halaman Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Selasa (28/10/2026).Wamenag menegaskan, semangat Sumpah Pemuda 1928 adalah menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi maupun golongan. Nilai itu harus hidup dalam karakter ASN Kemenag sebagai pelayan publik."Kita hadir di Kementerian Agama bukan untuk diri sendiri, bukan untuk kelompok, bukan untuk keluarga, tetapi untuk bangsa dan negara," tegas Romo Syafi'i.
Ia mengingatkan, konflik kepentingan dapat muncul dari berbagai relasi, mulai dari kepentingan bisnis, hubungan keluarga dan kerabat, hingga afiliasi organisasi yang berpotensi memengaruhi objektivitas dalam pengambilan keputusan.Wamenag juga menekankan pentingnya integritas, karena ekspektasi publik terhadap ASN Kemenag sangat tinggi. "Berbuat salah tetap salah, tapi ketika yang berbuat adalah pegawai Kemenag, dampaknya luar biasa."
(Veve)
Tinggalkan Komentar
Kirim Komentar