Batam Kian Mendunia! Investasi AI Tembus Rp88 Triliun, NVIDIA Bangun AI Factory Raksasa Berkapasitas 360 MW

  • Admin
  • Senin, 06 Juli 2026 18:42
  • 147 Lihat
  • Teknologi

BATAM – Kota Batam semakin mengukuhkan posisinya sebagai pusat investasi teknologi dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di Asia Tenggara. Setelah diumumkannya pembangunan Equator Gate System (EGS) AI Data Center senilai USD 5 miliar atau sekitar Rp88 triliun, kini giliran NVIDIA bersama Firmus Technologies asal Australia dan DayOne mengembangkan NVIDIA DSX AI Factory berskala raksasa di Batam.

Kehadiran dua proyek strategis tersebut menjadi tonggak penting dalam transformasi Batam sebagai kawasan ekonomi digital sekaligus pusat infrastruktur AI berkelas dunia.

Proyek EGS AI Data Center dibangun oleh PT Equator Gate System Batam di kawasan Nongsa Digital Park, Batam, dengan nilai investasi mencapai USD 5 miliar. Sebagai bagian dari realisasi investasi tersebut, PT PLN Batam telah menandatangani perjanjian penyediaan pasokan listrik guna mendukung operasional pusat data berteknologi tinggi tersebut.

Pusat data ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan komputasi berkapasitas besar, termasuk layanan cloud computing dan pengembangan kecerdasan buatan, sekaligus memperkuat ekosistem digital nasional.

Tidak berhenti di situ, pada 29 Juni 2026, NVIDIA bersama Firmus Technologies dan DayOne mengumumkan pembangunan kampus NVIDIA DSX AI Factory berkapasitas 360 megawatt di Batam. Proyek ini disebut sebagai salah satu pengembangan infrastruktur AI terbesar di kawasan Asia Tenggara.

Fasilitas tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada kuartal pertama 2027 dengan kemampuan menampung hingga 170.000 chip AI accelerator NVIDIA untuk melayani kebutuhan perusahaan-perusahaan AI global.

Secara ekonomi, proyek ini diperkirakan mampu menghasilkan pendapatan sebesar USD 25–30 miliar atau sekitar Rp405–486 triliun dalam enam tahun pertama operasionalnya.

Pemilihan Batam sebagai lokasi pembangunan bukan tanpa alasan. Letaknya yang sangat dekat dengan Singapura, tersedianya jaringan kabel bawah laut internasional, kawasan industri yang berkembang pesat, serta dukungan pasokan listrik berskala besar menjadikan Batam sebagai lokasi yang sangat strategis bagi industri pusat data dan AI.

Selain meningkatkan daya tarik investasi asing, kehadiran proyek-proyek tersebut diproyeksikan membuka ribuan lapangan kerja profesional, mempercepat transfer teknologi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang digital, serta memperkuat posisi Indonesia dalam rantai industri AI global.

Saat ini, Batam telah memiliki 16 data center yang beroperasi maupun dalam tahap pengembangan. Dengan masuknya investasi EGS AI Data Center dan NVIDIA DSX AI Factory, Batam diproyeksikan berkembang menjadi salah satu hub AI dan data center terbesar di Asia Tenggara, sekaligus menjadi motor penggerak ekonomi digital Indonesia di masa depan.

Keberhasilan menarik investasi teknologi bernilai ratusan triliun rupiah ini juga menunjukkan semakin besarnya kepercayaan investor global terhadap iklim investasi di Batam. Dukungan pemerintah, infrastruktur yang memadai, serta posisi geografis yang strategis menjadi modal utama untuk menjadikan Batam sebagai gerbang utama industri kecerdasan buatan dan pusat data kelas dunia. (Lina)

 

Komentar

0 Komentar