BOGOR (10/10) - Dua anak punk yang terlibat perkelahian di pinggir kali tewas mengenaskan setelah keduanya terseret derasnya arus banjir, Jumat (09/10/2026) sore.Peristiwa tragis itu terjadi di bawah Jembatan Ciliwung, Jalan Raya Kedung Halang, Kota Bogor, sekitar pukul 16.30 WIB.Menurut saksi mata, Ujang (45) pedagang di sekitar lokasi, kedua anak punk yang belum diketahui identitasnya itu awalnya terlibat cekcok mulut soal lapak mengamen."Dari adu mulut, terus dorong-dorongan. Pas lagi berantem di bibir kali, tiba-tiba air bah datang dari hulu. Dua-duanya langsung kepleset dan keseret," ujar Ujang.Saat kejadian, hujan deras mengguyur kawasan Puncak sehingga debit air Sungai Ciliwung naik drastis dalam waktu singkat.
Warga yang melihat kejadian sempat berusaha menolong dengan melemparkan kayu dan tali, namun arus yang sangat kencang membuat kedua korban langsung hilang di pusaran air.Tim SAR Gabungan BPBD Kota Bogor yang datang ke lokasi langsung melakukan pencarian. Hingga malam hari, satu korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar 500 meter dari lokasi kejadian."Korban pertama ditemukan tersangkut di bebatuan, usia sekitar 18 tahun, dengan ciri tato di lengan. Satu lagi masih dalam pencarian," kata Danru BPBD Kota Bogor, Eko Prasetyo.Polisi masih menyelidiki identitas kedua korban yang diduga merupakan anak jalanan yang biasa nongkrong di sekitar jembatan tersebut. Jenazah korban pertama dibawa ke RSUD Kota Bogor.Pencarian korban kedua akan dilanjutkan besok pagi dengan menyisir aliran sungai hingga 2 kilometer. (Bll)
Tinggalkan Komentar
Kirim Komentar