PADANG, SUMBAR (12/10) - Detik-detik mencekam saat seorang petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang hampir terseret banjir bandang viral di media sosial, Sabtu (11/10/2026).Peristiwa terjadi di kawasan Guo, Kelurahan Pasar Ambacang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, saat petugas gabungan melakukan evakuasi warga yang terjebak luapan Sungai Batang Guo.
Kronologi:
Hujan ekstrem mengguyur hulu Padang sejak Jumat malam hingga Sabtu pagi. Akibatnya Sungai Batang Guo dan Sungai Lubuk Minturun meluap. Air setinggi 1,5 meter merendam Perumahan Lumin Park, Dadok Tunggul Hitam, dan Guo.Di Guo, akses jalan terputus total. Beberapa warga, termasuk lansia, terjebak di dalam rumah yang sudah terendam sedada.Tim Damkar Kota Padang mencoba masuk dengan teknik water rescue. Karena arus terlalu deras untuk perahu karet, petugas mengikatkan tali karmantel ke pohon kelapa sebagai lifeline.Seorang petugas Damkar berbaju kaos hitam masuk ke arus untuk mengevakuasi seorang ibu. Saat berada di tengah, debit air tiba-tiba naik. Arus cokelat yang sangat deras menyeret tubuhnya.Dalam video yang direkam warga, terlihat petugas itu berpegangan mati-matian pada tali sambil memeluk korban. Tubuhnya beberapa kali hampir tenggelam dan terseret hingga 5 meter.Rekan-rekannya di tepi berteriak dan menarik tali bersama-sama.
"Allahu Akbar, tarik.. tarik.. jangan lepas!" teriak warga.
Setelah 10 menit berjibaku, keduanya berhasil ditarik ke dataran aman.
Dampak Banjir Padang:
Menurut data BPBD Kota Padang per Minggu (12/10/2026):
1. 700 rumah terendam di 3 kecamatan: Koto Tangah, Nanggalo, dan Kuranji672 jiwa mengungsi1 rumah rusak berat, 4 rusak sedang
2. Tanggul Sungai Batang Guo jebol dan jalan instalasi PDAM Guo terputus
3. Tim gabungan dari BPBD, Damkar, Basarnas, TNI, Polri, dan 300 personel Brimob masih bersiaga dengan perahu karet, pelampung, dan truk evakuasi.
Warga diimbau tetap waspada karena BMKG memprediksi hujan lebat masih akan terjadi di wilayah hulu dalam 2 hari ke depan. (Bll)
Tinggalkan Komentar
Kirim Komentar