Daerah

Kecelakaan Beruntun Akibat Asap Karhutla - 2 Tewas, 5 Luka

  • Bella
  • Senin, 12 Oktober 2026
  • menit membaca
  • 43x baca
Kecelakaan Beruntun Akibat Asap Karhutla - 2 Tewas, 5 Luka

TULANG BAWANG, LAMPUNG (12/10) - Kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) memicu kecelakaan maut beruntun di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Sumatera, Senin (6/10/2026) siang.Insiden terjadi di Kampung Bawang Latak, Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulang Bawang, sekitar pukul 13.35 WIB. Jarak pandang hanya 2-3 meter.

KRONOLOGI:

Sebuah truk box bermuatan air mineral melaju dari arah Bandar Lampung menuju Palembang. Sopir mencoba mendahului kendaraan di depannya dalam kondisi jalan tertutup asap tebal.Dari arah berlawanan, datang minibus travel dan truk tronton dengan kecepatan tinggi. Karena sama-sama tidak melihat, benturan keras tak terhindarkan. Tabrakan awal ini memicu kecelakaan beruntun yang melibatkan 10 kendaraan - 3 truk tronton, 2 truk box, 2 minibus, 2 pick-up dan 1 SUV.

Suara benturan terdengar hingga 500 meter. Warga sekitar yang melihat langsung berhamburan menolong korban yang terjepit di kabin.

KORBAN:

Polres Tulang Bawang mengonfirmasi 7 korban:

Meninggal Dunia 2 Orang:

1. Rizki Mubarok (25), warga OKU Timur, Sumatera Selatan - sopir minibus

2. Heri (31), warga Lampung Timur - kernet truk box

Luka Berat & Ringan 5 Orang:

1. Apung Hanuji (40)

2. Etis Sutisna (48)

3. Catur Sampurna (58)

4. Aang Barusin (40)

5. M. Aidil Yamin (28)

Semua korban luka dilarikan ke RSUD Menggala.

"Korban meninggal terjepit di kabin depan, butuh 1 jam untuk evakuasi. Penyebab utama jarak pandang terbatas akibat asap karhutla dari lahan akasia di sekitar Jalintim," jelas Kasat Lantas Polres Tulang Bawang, Iptu Farhan Maulana Affianto.

DAMPAK:

. Arus Jalintim lumpuh total 4 jam, kemacetan mengular 4 km.

. 5 kendaraan ringsek parah, 2 diantaranya terbakar di bagian mesin.

. Kualitas udara di lokasi dalam kategori Berbahaya (ISPUs 493).

Polisi dan BPBD mengimbau pengendara untuk tunda perjalanan saat asap tebal, nyalakan lampu utama dan lampu hazard, kurangi kecepatan maksimal 40 km/jam, dan jaga jarak minimal 50 meter.Karhutla di Tulang Bawang sendiri telah membakar lebih dari 120 hektare lahan sejak September lalu. (Bll)

Tinggalkan Komentar

Kirim Komentar