BATAM (13/10) - Kota Batam lumpuh total. Pemadaman listrik besar-besaran atau blackout melanda Batam, Bintan, dan Tanjungpinang hampir 16 jam sejak Senin pagi (12/10/2026).Listrik padam mulai pukul 06.30 WIB. Dampaknya bukan cuma gelap, tapi efek domino:
. Air bersih mati total, karena 7 instalasi pengolahan air
. BP Batam hanya bisa jalan 30% pakai genset
. Sinyal HP dan internet hilang
. Bandara Hang Nadim terdampak
. Warga berburu hotel yang masih punya genset
Warga mengeluh di medsos: "Batam lagi berduka. Macam zaman dahulu sudah. Listrik mati, air mati."PLN Batam baru mulai memulihkan secara bertahap sore hari. Wilayah Batu Aji, Sagulung, Tiban, Batam Center, Baloi, Nagoya baru nyala jam 18.00 WIB. Di Kabil, Nongsa baru nyala jam 23.00 WIB. Hingga Selasa (13/10) jam 04.00 pagi, PLN klaim 98,8% atau 406.083 dari 411.219 pelanggan sudah pulih.
Penyebab masih misteri. Sempat beredar isu serangan siber untuk ganggu investasi dan hoaks pemadaman 3 hari. PLN Batam membantah.Sekretaris PLN Batam Rudi Antono: "Tidak ada serangan siber, tidak benar pemadaman 3 hari. Sekarang masih pemulihan sistem."Akibat blackout ini, tokoh masyarakat Tanjungpinang Andi Cori bahkan kasih ultimatum 2x24 jam ke PLN dan pemerintah pusat. LIRA Batam juga menuntut Dirut PLN Batam mundur dan tagihan warga dipotong. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia turun tangan dan akan memanggil manajemen PLN Batam untuk rapat. (Bll)
Tinggalkan Komentar
Kirim Komentar