Prabowo dan Jusuf Kalla Matangkan Akselerasi Proyek Energi Bersih untuk Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi
- Admin
- Jumat, 12 Juni 2026 15:07
- 9 Lihat
- Nasional
Jakarta, 11 Juni 2026 – Pemerintah terus memperkuat langkah menuju kemandirian energi nasional. Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla, di Istana Merdeka, Jakarta, guna membahas percepatan pembangunan infrastruktur energi ramah lingkungan sebagai penopang pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Dalam pertemuan yang turut dihadiri Solihin Jusuf Kalla serta sejumlah pejabat pemerintah tersebut, kedua tokoh menekankan pentingnya peningkatan kapasitas pembangkit listrik nasional. Ketersediaan energi dinilai menjadi faktor utama agar target pertumbuhan ekonomi nasional dapat tercapai secara berkelanjutan.
Usai pertemuan, Jusuf Kalla mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyampaikan kesiapan untuk melanjutkan pengembangan sejumlah proyek pembangkit listrik, terutama yang berbasis energi terbarukan. Selain proyek yang telah berjalan, terdapat rencana tambahan pembangunan pembangkit dengan kapasitas besar guna memperkuat pasokan energi dalam negeri.
Menurutnya, kebutuhan energi Indonesia diproyeksikan meningkat tajam seiring ekspansi sektor industri, pembangunan infrastruktur, dan upaya pemerintah mendorong pertumbuhan ekonomi hingga mencapai kisaran yang lebih tinggi. Karena itu, investasi pada energi bersih tidak hanya berkaitan dengan aspek lingkungan, tetapi juga menjadi strategi ekonomi jangka panjang.
Pembangunan pembangkit berbasis energi hijau dipandang mampu menciptakan ketahanan energi sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap sumber energi konvensional. Dengan dukungan pemerintah, proyek-proyek tersebut diharapkan dapat segera memasuki tahap realisasi setelah penyelesaian berbagai aspek teknis.
Nilai investasi yang dibutuhkan untuk merealisasikan pengembangan infrastruktur energi tersebut diperkirakan mencapai puluhan triliun rupiah. Sejumlah rancangan proyek beserta lokasi pengembangannya disebut telah tersedia, sehingga proses berikutnya difokuskan pada penyempurnaan teknis dan penguatan skema investasi.
Tak hanya membahas isu energi, Presiden Prabowo dan Jusuf Kalla juga bertukar pandangan mengenai perkembangan geopolitik internasional. Beberapa isu yang menjadi perhatian antara lain dinamika perdamaian di kawasan Thailand Selatan serta situasi yang berkembang di Pakistan dan Afghanistan.
Langkah percepatan pembangunan energi hijau ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menyiapkan fondasi ekonomi nasional yang lebih kuat, berdaya saing, dan berkelanjutan di tengah meningkatnya kebutuhan energi pada masa mendatang. (andif)
Sumber: setkab.go.id