JAKARTA (16/9) - Siapa yang tak kenal Geprek Bensu? Bisnis ayam geprek milik presenter *Ruben Onsu ini jadi salah satu contoh sukses artis yang mengembangkan usaha UMKM kuliner dari nol hingga punya ratusan cabang.
Bisnis ini bermula pada awal tahun 2017. Ruben membuka gerai pertama dengan konsep sederhana. Tak disangka, antusias masyarakat luar biasa. Dalam sehari satu gerai bisa menjual 500 porsi.
Hingga kini, Geprek Bensu memiliki lebih dari 106 gerai di seluruh Indonesia. Sekitar 55 sampai 60 gerai di antaranya adalah waralaba yang membuka lapangan kerja untuk pelaku UMKM lokal. Seluruh provinsi sudah dijangkau kecuali Makassar dan Aceh karena pertimbangan transportasi bahan baku.
*Rahasia Laris: Untung Tipis Tapi Laku Banyak*
Ruben punya strategi unik. Untuk paket harga Rp 15 ribu, dia hanya ambil untung Rp 1.000 per boks. Sisanya untuk biaya operasional seperti ayam, sewa outlet, boks, dan gaji karyawan.
"Saya berpikir, lebih baik untung 1.000 rupiah tapi laku banyak. Daripada untung besar tapi biasa saja lakunya," ujar Ruben.
Menu andalannya juga anti-mainstream: paket geprek keju, geprek leleh, dan paket GARPU (geprek serba 5 ribu) dengan level pedas yang bisa dipilih.
Tak Hanya Geprek, Merambah Bakso
Sukses dengan ayam geprek, Ruben kemudian melebarkan sayap ke Bakso Bensu. Ia menawarkan 10 menu fokus dengan dua varian kuah, original dan pedas, plus isian telur asin, urat, dan tetelan.
"Usaha kuliner enggak langsung 30 menu. Fokus 10 menu dan rasa tidak berubah itu yang paling penting. Nomor satu harga terjangkau," kata Ruben.
Kini Geprek Bensu tidak hanya jadi bisnis artis, tapi sudah jadi brand UMKM nasional yang memberdayakan ratusan karyawan dan mitra waralaba di seluruh Indonesia.
(BLL)
Tinggalkan Komentar
Kirim Komentar