Klaten,Radar Garuda (20/10)-Pemerintah Kabupaten Klaten melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah menyalurkan sebanyak 5,18 juta liter air bersih untuk membantu warga terdampak kekeringan.
Bantuan tersebut disalurkan sejak 15 Juni hingga 5 Oktober 2026 dan didistribusikan ke 15 desa yang terdampak.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Klaten, Syahruna, mengungkapkan penyaluran tersebut menggunakan 1.036 tangki yang bersumber dari APBD Pemkab Klaten. Ia menyebut dampak musim kemarau tahun ini semakin meluas.
Bahkan, wilayah yang jarang mengalami krisis air seperti Karangdowo, kini turut membutuhkan pasokan air bersih.
"(Dampak kekeringan musim kemarau) meluas. Kalau ini sampai 15 desa, termasuk Karangdowo juga masuk sekarang," ujar Syahruna, Selasa (6/10/2026).
Secara akumulasi, total bantuan dari Pemkab Klaten dan berbagai program CSR yang telah disalurkan kepada masyarakat mencapai 1.099 tangki atau setara 5.518.000 liter. Jumlah kebutuhan air bersih masih berpotensi bertambah, mengingat musim kemarau di Klaten diperkirakan masih akan berlangsung hingga November 2026.
(veve)
Tinggalkan Komentar
Kirim Komentar