Daerah

Terombang-Ambing 6 Hari Tanpa Makanan, Nelayan Indonesia Diselamatkan Warga Malaysia

  • Bella
  • Rabu, 21 Oktober 2026
  • menit membaca
  • 32x baca
Terombang-Ambing 6 Hari Tanpa Makanan, Nelayan Indonesia Diselamatkan Warga Malaysia

ANAMBAS,KEPULAUAN RIAU (21/10) - Kabar mengharukan datang dari perairan perbatasan. Seorang nelayan asal Kepulauan Anambas yang dilaporkan hilang selama 6 hari akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat di perairan Malaysia.

Korban diketahui bernama Bachtiar (61), nelayan asal Anambas yang berangkat melaut menggunakan pompong. Berdasarkan informasi awal, pompong yang digunakan korban diduga kehabisan bahan bakar di tengah laut sehingga hanyut tak terkendali hingga memasuki perairan Malaysia.

Selama 6 hari terombang-ambing, korban tanpa stok makanan sama sekali. Radio komunikasi dan perangkat navigasi di pompongnya juga dilaporkan tidak berfungsi dengan baik, sehingga korban kesulitan untuk berkomunikasi dan mengetahui posisinya.

Keberadaan korban akhirnya diketahui setelah sebuah kapal pemancing asal Malaysia, Glora Sport Fishing, tak sengaja menemukan sebuah kapal berbendera putih di perairan Pulau Aur, Johor, Malaysia. Saat diperiksa, di dalamnya terdapat Bachtiar dalam keadaan lemas namun selamat.

Petugas siaga komunikasi Kantor SAR Natuna kemudian melakukan verifikasi untuk mencocokkan ciri-ciri pompong yang ditemukan dengan informasi yang sebelumnya disampaikan pihak keluarga. Setelah dinyatakan sesuai, Kantor SAR Natuna langsung berkoordinasi dengan MRSC Kuantan, Malaysia untuk proses evakuasi.

Setelah berhasil dievakuasi, Bachtiar menjalani pemeriksaan medis di klinik wilayah Tekek, Pulau Tioman, Malaysia. Korban diketahui memiliki riwayat keluhan asma.

Kantor SAR Natuna kini terus berkoordinasi dengan Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BPPD) Provinsi Kepulauan Riau dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas untuk mengurus proses pemulangan korban ke Tanah Air.

"Ditemukannya Bachtiar dalam keadaan selamat menjadi hasil dari operasi pencarian selama enam hari, dukungan masyarakat nelayan, serta koordinasi antara unsur SAR Indonesia dan otoritas maritim Malaysia," ujar pihak SAR.

Kini Bachtiar dilaporkan sudah kembali berkumpul dengan keluarganya di Anambas. 

(Bll)

Tinggalkan Komentar

Kirim Komentar