China,Radar Garuda (30/10)-Situasi di Asia Pasifik kembali memanas. Aktivitas militer China yang mengepung Taiwan kini meluas hingga ke perairan yang berbatasan dengan Indonesia.Otoritas pertahanan Taiwan melaporkan peningkatan signifikan jumlah pesawat dan kapal militer China yang beroperasi di sekitar pulau tersebut.
Sebagian besar pergerakan tercatat di sisi barat dan selatan Taiwan, bahkan melintasi zona identifikasi pertahanan udara atau ADIZ yang dikelola Taipei.China mengklaim latihan tersebut merupakan kegiatan rutin untuk menjaga kedaulatan, karena Beijing menganggap Taiwan adalah bagian dari wilayahnya. Namun Taiwan menilai peningkatan intensitas ini sebagai bentuk tekanan yang mengganggu stabilitas regional.Yang menjadi perhatian terbaru, jejak operasi kapal China kini tidak hanya terkonsentrasi di sekitar Taiwan, tetapi juga meluas ke selatan, hingga ke Laut China Selatan.
Pengamatan menunjukkan kapal penjaga pantai dan armada nelayan China beroperasi hingga ke wilayah yang oleh Indonesia disebut sebagai Laut Natuna Utara.Kawasan Laut Natuna Utara sendiri merupakan bagian dari Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia. Indonesia secara tegas tidak mengakui klaim sepihak China melalui garis sembilan putus-putus atau nine-dash line.Pemerintah Indonesia telah beberapa kali menyampaikan protes diplomatik atas kehadiran kapal penjaga pantai China di perairan Natuna.
TNI Angkatan Laut dan Bakamla pun secara berkala menggelar patroli untuk menegakkan hukum laut dan melindungi nelayan lokal dari potensi penangkapan ikan ilegal.Situasi ini memicu kekhawatiran akan eskalasi konflik di Asia, mengingat jalur pelayaran di Selat Taiwan dan Laut Natuna Utara merupakan jalur strategis yang menghubungkan Asia Timur dengan Asia Tenggara.
(veve)
Tinggalkan Komentar
Kirim Komentar