Nasional

Trump - Putin Sepakat Soal Diesel, Ukraina Balas Kirim Drone Ke Kilang Rusia

  • Bella
  • Minggu, 11 Oktober 2026
  • menit membaca
  • 30x baca
Trump - Putin Sepakat Soal Diesel, Ukraina Balas Kirim Drone Ke Kilang Rusia

WASHINGTON / MOSKOW (11/10) – Drama energi dunia memanas. Presiden AS Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin sepakat soal pasokan solar (diesel) Rusia ke pasar Amerika dan dunia, hanya beberapa jam kemudian Ukraina membalas dengan serangan drone besar-besaran ke terminal minyak Rusia.Kesepakatan itu diumumkan Trump di Truth Social setelah sambungan telepon dengan Putin pada Jumat, 9 Oktober 2026.Menurut Trump, Rusia setuju memasok 300.000 ton diesel segera, 500.000 ton di November, dan 1 juta ton segera setelahnya. Total bisa mencapai 3 juta ton dalam waktu singkat, tergantung kondisi kilang Rusia. energydrink.todayLangkah ini mengejutkan, karena Rusia sebelumnya justru melarang ekspor diesel sampai akhir tahun akibat kilang-kilangnya dihantam serangan drone dan rudal Ukraina secara beruntun. Untuk bisa ekspor, Putin bahkan mencabut larangan tersebut. 

Trump berdalih kesepakatan ini untuk menekan harga solar di AS yang sedang tinggi jelang pemilu sela (midterm) 3 November mendatang. Ia juga menyalahkan serangan Ukraina ke kilang Rusia sebagai penyebab harga diesel naik.

"Dia ingin bikin masalah buat petani dan peternak kita dengan bahan bakar diesel," kata Trump menyindir Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.

Namun di Kyiv, kesepakatan itu dianggap tamparan keras. Zelensky menyebut kesepakatan itu sebagai "hadiah ulang tahun untuk Putin" dan menilai uangnya akan dipakai untuk mendanai perang.

Tak butuh waktu lama, Ukraina merespons. Pada malam 9 ke 10 Oktober, lebih dari 100 drone Ukraina menghantam terminal minyak Yug Rusi dan Novoshakhtinsk di Rostov, salah satu jalur utama ekspor diesel Rusia ke luar negeri. Gubernur Rostov melaporkan kebakaran besar, 6 orang terluka, dan jembatan kereta rusak sehingga lalu lintas kereta dihentikan.

Serangan itu juga terjadi bersamaan dengan Putin yang mengatakan kepada Trump bahwa serangan drone Ukraina ke Moskow saat hari pemungutan suara pemilu parlemen telah mengganggu kemungkinan dimulainya kembali perundingan damai trilateral AS-Rusia-Ukraina.
Analis menyebut langkah Trump ini lebih bersifat simbolis karena AS sendiri adalah eksportir diesel, namun bisa mengubah sikap Washington terhadap strategi Ukraina yang selama ini sengaja menyerang infrastruktur energi Rusia untuk memotong pendapatan perang Moskow.Lihat detail (Bll)

Tinggalkan Komentar

Kirim Komentar