Jakarta,Radar Garuda (20/10)-Nama Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mendadak menjadi perbincangan publik seiring dengan perkembangan kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK di Bogor.
Pria kelahiran Kudus, Jawa Tengah, 12 Oktober 1973 ini menempuh jenjang pendidikan dasar hingga menengah di Kudus. Ia kemudian melanjutkan pendidikan tinggi dengan meraih gelar S1 di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia (UI) dan S2 Ekonomi & Manajemen di Institut Pertanian Bogor (IPB).
Perjalanan karier politiknya di tingkat nasional dimulai sejak terpilih sebagai anggota DPR RI pada Pemilu 2004. Di parlemen, ia pernah bertugas di Komisi VI yang membidangi Perdagangan, Perindustrian, Investasi, BUMN, dan UMKM.
Pada tahun 2024, ia dipercaya menjadi Ketua Pansus Hak Angket Haji yang memimpin evaluasi penyelenggaraan ibadah haji. Kariernya di eksekutif memuncak ketika dilantik sebagai Menteri ATR/Kepala BPN oleh Presiden Prabowo Subianto pada 21 Oktober 2024.
Rekam jejaknya yang panjang di dunia organisasi, legislatif, hingga eksekutif membuat sosoknya selalu menarik untuk dicermati di tengah isu-isu hukum dan politik nasional.
(veve)
Tinggalkan Komentar
Kirim Komentar