Singapura,Radar Garuda(10/10)-Kualitas udara di Singapura dan Malaysia menjadi sorotan menjelang gelaran balap Formula 1. Kabut asap yang dikaitkan dengan kebakaran hutan di Indonesia menyebabkan polusi udara meningkat drastis.
Pembalap Williams Racing, Carlos Sainz, menyoroti kondisi tersebut dan menyebut udara di lokasi bukan kondisi yang paling sehat untuk dihirup. Sainz juga menyinggung fenomena haze atau kabut asap yang menyelimuti kawasan.
Berdasarkan informasi yang disampaikan, Indeks Kualitas Udara (AQI) di Singapura mencapai 205, yang masuk dalam kategori sangat tidak sehat.
Sainz mengatakan para pembalap akan mengikuti arahan dari pihak berwenang terkait kondisi tersebut. Ia juga menyebut para pembalap sudah terbiasa menghirup bau bensin selama bertahun-tahun, meski mempertanyakan apakah olahraga ini benar-benar sehat untuk dijalani.
Sementara itu, pihak Formula 1 disebut tengah memantau aktivitas luar ruangan di sirkuit dan berkoordinasi dengan pengelola setempat untuk menentukan protokol yang diperlukan apabila kondisi udara membutuhkan penanganan lebih lanjut.
(veve)
Tinggalkan Komentar
Kirim Komentar