MEMPAWAH, KALBAR (12/10) - Kapal perang amfibi milik Jepang JS Kunisaki (LST-4003) yang mengangkut helikopter tempur tiba di Pelabuhan Internasional Kijing, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Kamis (10/9/2026) pagi.Kapal sepanjang 178 meter dengan bobot 13.000 ton ini membawa misi kemanusiaan khusus penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalbar.
Yang dibawa JS Kunisaki:
. 3 unit helikopter berat CH-47 Chinook milik Angkatan Darat Jepang (JGSDF)
. Sekitar 180-350 personel gabungan JMSDF & JGSDF
. Peralatan water bombing
Ini adalah misi luar negeri pertama Jepang untuk pemadaman kebakaran hutan, berangkat dari pangkalan Kure, Hiroshima sejak 30 Agustus 2026.Kedatangan disambut Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Dankodaeral XII Laksda TNI Sawa, dan jajaran Forkopimda.Komandan Kodaeral XII Laksda TNI Sawa mengatakan:
"Kami dari Angkatan Laut membantu kelancaran prajurit yang diturunkan dan jumlah helikopter bombing yang diturunkan. Diharapkan helikopter Jepang ini dapat membantu pemerintah Indonesia memadamkan Karhutla di Kalbar."
Rencana Operasi:
Tiga Chinook tidak langsung operasi. Helikopter dirakit ulang dan ditempatkan sementara di Lanud Supadio, Kubu Raya untuk uji terbang. Baru pada 11-12 September mulai operasi water bombing di titik api terparah yang membakar sekitar 2.000 km persegi hutan dan lahan gambut.Selain water bombing, helikopter juga akan mengangkut logistik ke wilayah terpencil yang sulit dijangkau tim darat.Kapal ini telah menyelesaikan misinya dan dilepas kembali oleh Kodaeral XII pada Selasa (6/10/2026) dari Dermaga 02 Pelindo Kijing setelah hampir sebulan bertugas di Kalbar. (Bll)
Tinggalkan Komentar
Kirim Komentar