Hukum & Kriminal

Tersangka Pembunuh Supir Taksi Online Mengaku Sempat Adzani korban Sebelum Dikubur

  • Bella
  • Selasa, 13 Oktober 2026
  • menit membaca
  • 25x baca
Tersangka Pembunuh Supir Taksi Online Mengaku Sempat Adzani korban Sebelum Dikubur

SUMEDANG (13/10) - Pengakuan mengejutkan keluar dari mulut tersangka pembunuhan sopir taksi online di Sumedang. Tersangka utama ADS (30) mengaku sempat mengadzani korban sebelum jasadnya dikubur di kebun teh.Kasus ini menewaskan sopir taksi online Yogi Saparudin.

Jasadnya ditemukan terkubur sedalam 1 meter di perkebunan teh Cisoka, Desa Citengah, Sumedang Selatan pada Minggu (12/10/2026). Polisi menyebut motifnya adalah utang piutang Rp 25 juta. Korban selama bertahun-tahun menagih utang ke ADS tapi tak dibayar. Modusnya sadis dan terencana:
Kamis malam (8/10), ADS pesan taksi online korban lewat aplikasi inDrive. Sempat cekcok dan turun di depan SMAN 2 Cimalaka. Lalu ADS menjemput rekannya MIN (17), dan kembali pesan mobil korban yang sama dengan alasan ada pekerjaan di galian Bilkis, Cimalaka.Di lokasi, mereka sudah siapkan kabel seling yang dimodifikasi. Korban diajak ngopi 30 menit, lalu diajak ke area tambang. Di sanalah MIN menjerat leher korban dengan kabel, sementara ADS memegangi dan mengikat tubuh korban dengan tali tambang hingga tewas.Setelah korban tewas, jasadnya dibawa pakai mobil korban sendiri, mereka ambil cangkul, lalu dibawa ke kebun teh untuk dikubur. Dalam video interogasi yang beredar, ADS mengaku dengan bahasa Sunda:"Korban dijerat di tambang, terus sempat saya adzani sebelum dikubur di Cisoka."Kini kedua pelaku sudah ditangkap Tim URC Resmob Satreskrim Polres Sumedang di Gunung Buled, Jatimulya pada Sabtu (10/10) malam. ADS ditahan, sementara MIN yang masih 17 tahun diamankan di rumah aman Polres Sumedang.Jasad korban sudah dievakuasi ke RS Sartika Asih Bandung untuk autopsi. (Bll)

Tinggalkan Komentar

Kirim Komentar