Hukum & Kriminal

4 ABK Kapal yang Dianiaya di KM Maulana 23 Ditemui Uya Kuya, Cerita Dipaksa Makan Bubur Besi

  • Bella
  • Selasa, 13 Oktober 2026
  • menit membaca
  • 21x baca
4 ABK Kapal yang Dianiaya di KM Maulana 23 Ditemui Uya Kuya, Cerita Dipaksa Makan Bubur Besi

JAKARTA (13/10) - Anggota DPR RI Uya Kuya menemui 4 Anak Buah Kapal (ABK) korban penganiayaan sadis di kapal cumi KM Maulana 23.

Keempat ABK itu adalah: 

1. Ilyas Shalahudin (24)

2. Oktavian Makhreza (28) 

3. Johan Saputra (34) 

4. Syawal Suswono (65).

Mereka viral setelah video penyiksaan beredar, dimana korban dimasukkan ke dalam gentong air, diinjak-injak, dijemur di bawah terik matahari, hingga disiram air panas.

Uya Kuya menemui para korban setelah mereka dipulangkan Polres Pelabuhan Tanjung Priok dari Kepulauan Aru pada Kamis (8/10/2026) malam. Dalam pertemuan itu, korban Syawal mengungkap penderitaan selama hampir 2 bulan melaut dari Muara Baru Jakarta menuju Merauke sejak akhir Juli 2026. “Ya sanksinya itu. Sanksinya dipukul, push up, hormat bendera, dan makan bubur campur dengan besi,” kata Syawal.

Syawal mengaku dipaksa makan bubur yang berisi 3 potong besi berkarat seukuran sejengkal atas perintah kapten kapal bernama Sarman. Jika target tangkapan cumi 3 kg per hari tidak tercapai, mereka langsung disiksa. Kondisi korban memprihatinkan. Ilyas mengalami luka bakar sundutan rokok dan lepuhan air panas di dada, Oktavian diduga patah tulang rusuk, Johan lebam di pelipis dan melepuh di telinga.Uya Kuya berjanji akan mengawal kasus ini hingga tuntas. Saat ini Polres Tanjung Priok masih memburu 19 terduga pelaku dan mengusut dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), karena para ABK direkrut calo dengan sistem kasbon Rp 7 juta.Kapal KM Maulana 23 sendiri sudah dicabut izinnya oleh KKP karena melanggar alat tangkap. (Bll)

Tinggalkan Komentar

Kirim Komentar