JAKARTA (15/10) - Kawasan Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta Barat kembali memanas.
Sehari setelah penggerebekan besar-besaran lapak narkoba, tiga warga menjadi korban penyerangan brutal menggunakan senjata tajam dan senjata api di Jalan Tanggul Timur, seberang Kompleks Permata atau Kampung Ambon, Rabu (14/10/2026) sore sekitar pukul 16.00 WIB.Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Nasriadi, membenarkan insiden tersebut. Ia menjelaskan, saat kejadian ketiga korban sedang bersantai di bantaran kali.
"Korban tiga orang. Kronologinya adalah ketika korban tiga orang sedang bersantai di pinggir kali menikmati sore hari, tiba-tiba datang kendaraan, setelah itu turun beberapa orang langsung melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam dan menggunakan senjata api," ujar Nasriadi.
Akibatnya, dua korban mengalami luka sayatan senjata tajam di bagian punggung dan lengan, sementara satu korban lainnya mengalami luka tembak di bagian telinga. Ketiganya langsung dilarikan ke rumah sakit dan dilaporkan dalam kondisi sadar serta mampu memberikan keterangan.Di lokasi kejadian, polisi menemukan dua selongsong peluru dan satu proyektil utuh.
Buntut Pembongkaran 30 Lapak NarkobaPenyerangan ini terjadi hanya sehari setelah polisi melakukan operasi besar pada Selasa (13/10/2026). Sebanyak 160 personel gabungan dari Polres Jakbar dan Polda Metro Jaya dengan menggunakan ekskavator membongkar sekitar 30 lapak liar di Jalan Kristal Ujung yang diduga menjadi sarang peredaran dan penggunaan narkoba.Dalam operasi tersebut, polisi menyita barang bukti berupa 20,66 gram sabu, 36 bong alat isap sabu, 12 senjata tajam, 2 pucuk airsoft gun, 13 timbangan digital, serta ratusan plastik klip dan alat isap lainnya. Seluruh lapak kemudian dibakar dan diratakan.Polisi kini mendalami dugaan keterkaitan antara penyerangan bersenjata tersebut dengan operasi pembongkaran lapak narkoba sehari sebelumnya, serta memburu para pelaku. Polda Metro Jaya juga telah mengerahkan tim Patra dan Brimob untuk menjaga situasi tetap kondusif. (Bll)
Tinggalkan Komentar
Kirim Komentar