Hukum & Kriminal

Hilang Setahun, Aron Ashab Muncul: "Gua Diculik, Dipenjara, Disiksa!"

  • Bella
  • Minggu, 18 Oktober 2026
  • menit membaca
  • 30x baca
Hilang Setahun, Aron Ashab Muncul:

JAKARTA (18/10) - Kreator konten sekaligus aktor Aron Ashab membuat pengakuan mengejutkan setelah hampir satu tahun menghilang dari media sosial. Ia mengaku menjadi korban penculikan dan penyekapan selama enam bulan di pedalaman Tasik, Jawa Barat.Pengakuan itu pertama kali ia unggah di akun Instagram pribadinya @aronashab pada 14 Oktober 2026, setelah terakhir aktif pada 2 November 2025.

"Gw kemana selama ini lo tanya? Gw di PENJARA. Or bisa dibilang gw abis diculik trus dimasukin penjara. Penculikan bayaran yang dilakukan satu oknum dan difasilitasi preman-preman," tulis Aron.

Aron mengklaim dirinya dibawa paksa dari Jakarta oleh sejumlah orang ke sebuah lokasi di Tasik yang ia gambarkan seperti penjara. Di sana, ia mengaku tinggal bersama puluhan orang lain dengan latar belakang beragam, dari pengguna narkoba hingga pelaku kriminal.

Tak hanya disekap, Aron juga mengaku mengalami kekerasan fisik, dipukuli, dikurung, hingga dipaksa melakukan aktivitas tidak wajar termasuk sholat 120 rakaat sehari.Cerita penculikan ini juga disampaikan kepada penasihat hukumnya, Sunan Kalijaga. Sunan mengungkapkan di Puri Kembangan, Jakarta Barat, Jumat (16/10/2026), bahwa Aron menghubunginya tengah malam untuk meminta bantuan hukum.

"Iya, jadi tadi malam dia cari saya. 'Om, aku ada perlu nih Om' 'Kasus apa?' 'Aku diculik' katanya. 'Selama 6 bulan' 'Diculik di mana?' 'Di daerah Tasik'," ujar Sunan menirukan percakapan dengan Aron.

Menurut Sunan, tindakan membawa seseorang secara paksa dan melarangnya pergi bisa dikategorikan sebagai perampasan kemerdekaan orang, yang dulu diatur dalam Pasal 333 KUHP.Aron sendiri mengaku berhasil melarikan diri setelah mendapat kepercayaan dari salah satu penjaga. Ia kemudian kembali ke Jakarta dengan menumpang bus antar kota dan dibantu warga sekitar.Saat ini, Aron mengaku telah berkonsultasi dengan tiga pengacara dan berencana membawa kasus dugaan penculikan bayaran ini ke jalur hukum. Ia menyebut memiliki bukti berupa foto dan video selama disekap. Hingga berita ini dibuat, pihak yang dituding sebagai dalang penculikan belum memberikan klarifikasi. (Bll)

 

Tinggalkan Komentar

Kirim Komentar